ZoyaPatel

Menu MBG di SPPG Taman Krocok Bondowoso, Padukan Protein Hewani dan Nabati

Mumbai
Taman Krocok, (RuangBicara.Id) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan kombinasi protein hewani dan nabati pada Senin (26/10/2026). Menu yang disiapkan terdiri dari nasi, telur bumbu kemangi, tumis labu, tahu bawang merah, ayam fillet, dan buah apel.

Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Taman Krocok, Syukron, mengatakan variasi menu tersebut disiapkan untuk menghadirkan pilihan bahan pangan yang beragam bagi penerima manfaat.

“Menu hari ini terdiri dari nasi, telur bumbu kemangi, tumis labu, tahu bawang merah, ayam fillet, dan apel. Kami berupaya menghadirkan menu yang beragam, dengan perpaduan protein hewani dan nabati, serta sayuran dan buah,” kata Syukron.

Dalam menu tersebut, nasi menjadi sumber karbohidrat. Sementara telur dan ayam fillet merupakan sumber protein hewani, sedangkan tahu menjadi sumber protein nabati. Tumis labu melengkapi sajian sayuran, sementara apel menjadi pilihan buah dalam paket makanan.

Menurut Syukron, variasi bahan pangan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam penyediaan menu harian MBG. Selain memberikan pilihan makanan yang beragam, komposisi menu juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan gizi penerima manfaat.

“Kami ingin menu yang disajikan tidak monoton. Ada variasi lauk, sayuran, dan buah sehingga penerima manfaat mendapatkan makanan dengan jenis bahan pangan yang berbeda,” ujarnya.

Berdasarkan data peliputan sebelumnya, SPPG Taman Krocok tercatat melayani 2.293 penerima manfaat. Angka tersebut merujuk pada data per 7 September 2026 dan belum dikonfirmasi kembali untuk periode terbaru.

Selain variasi menu, kebersihan pangan juga menjadi bagian penting dalam operasional dapur SPPG. Dalam peliputan sebelumnya, sumber air dapur disebut berasal dari sumur bor yang difilter sebelum digunakan.

Pengujian kualitas air oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang dilaporkan pada September 2026 dinyatakan memenuhi persyaratan, termasuk parameter Escherichia coli atau E. coli. SPPG Taman Krocok juga dilaporkan telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dalam proses pencucian ompreng, petugas memilah sisa makanan sebelum mencuci peralatan menggunakan deterjen dan air panas. Ompreng kemudian dibilas, menjalani proses pemanasan dan pengeringan, diperiksa, serta dibungkus sebelum digunakan kembali.

Penyediaan menu yang beragam dan penerapan kebersihan pangan menjadi dua aspek penting dalam pelaksanaan program MBG. Keduanya diperlukan untuk mendukung pelayanan makanan yang layak dan aman bagi penerima manfaat. (dwy)
Ahmedabad